INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG – Persaingan usaha yang semakin ketat menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kupang. Kondisi tersebut turut dirasakan Marcelina Haga, salah satu pelaku UMKM di Kelurahan Sikumana yang tetap bertahan menjalankan usahanya meski jumlah pembeli mengalami penurunan.
Marcelina mengaku, usaha tenunan yang telah dirintis sejak 2016 itu mengalami perubahan dari sisi penjualan. Jika sebelumnya pembeli masih cukup ramai, kini kondisi pasar semakin sepi karena semakin banyak pelaku usaha yang menawarkan produk serupa hal tersebut di sampaikan di tempat tempat usahanya saat ditemui media ini, sabtu 30 Oktober 2026.
Meski demikian, Marcelina tidak menyerah. Ia tetap memproduksi dan menjual berbagai kerajinan, di antaranya selendang, sarung dan selimut, sebagai produk unggulan usahanya.
Dalam menjalankan usaha tenun UMKM Elfayer,Marcelina memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat maupun melalui kegiatan pameran. Ia mengaku pernah mengikuti pameran di Lippo Plaza Kupang untuk memperkenalkan hasil kerajinannya kepada konsumen.
Menurutnya, kegiatan pameran cukup membantu memperluas pemasaran sekaligus memperkenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat.
Di tengah keterbatasan penjualan, Marcelina berharap Pemerintah Kota Kupang memberikan perhatian lebih kepada pelaku UMKM kecil yang masih berjuang mengembangkan usaha secara mandiri.
Ia juga berharap adanya kemudahan akses bantuan permodalan, termasuk melalui program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM), sehingga pelaku usaha dapat memperoleh tambahan modal untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya.
Marcelina mengungkapkan, dukungan permodalan sangat dibutuhkan karena hasil usaha yang diperoleh selama ini juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendidikan kedua anaknya yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Bagi Marcelina, usaha yang dijalankan bukan sekadar aktivitas mencari keuntungan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan keluarga.
Karena itu, ia berharap pemerintah tidak hanya memberikan perhatian kepada UMKM yang sudah berkembang, tetapi juga menjangkau pelaku usaha kecil yang masih membutuhkan pendampingan, promosi, pelatihan, dan akses permodalan.
Ia berharap program pemberdayaan UMKM dapat menyentuh langsung masyarakat di tingkat kelurahan agar para pelaku usaha kecil memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Data Pelaku UMKM:
-Nama: Marcelina Haga
- Lokasi usaha: Kelurahan Sikumana, Kota Kupang RT 40 RW 16
- Mulai usaha: Tahun 2016
- Produk: Sarung,Selendang jas asksesotris dll (Novie)
