INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG – Pemerintah Kecamatan Kota Raja terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sektor pertanian, kuliner, hingga pemanfaatan potensi wisata di setiap kelurahan.
Camat Kota Raja Victor Reyneer Therik S, STP menjelaskan bahwa hampir seluruh kelurahan di wilayahnya telah memiliki aktivitas ekonomi masyarakat yang berkembang. Namun, karakter dan potensi masing-masing kelurahan berbeda sehingga membutuhkan pola pengembangan yang disesuaikan dengan kondisi setempat.
“Setiap kelurahan memiliki potensi masing-masing. Hampir semuanya ada UMKM, tetapi ada kelurahan yang lebih mePnonjol pada sektor pertanian. Ada juga yang berkembang melalui kuliner dan usaha masyarakat lainnya,” ujarnya Rabu 7oktober di ruang kantornya.
Menurutnya, pengembangan ekonomi tidak hanya bertumpu pada UMKM, tetapi juga harus melihat potensi lingkungan dan sumber daya yang dimiliki masyarakat. Karena itu, pemerintah kecamatan terus mendorong agar potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi warga.
Salah satu potensi yang tengah mendapat perhatian adalah pengembangan kawasan kolam wisata yang berada di wilayah Kota Raja.
Kolam tersebut sebelumnya merupakan sumber mata air alami masyarakat. Namun, penggunaan keramik pada bagian dasar kolam menyebabkan mata air tidak dapat bertahan secara optimal.
Kini, pemerintah melakukan pembenahan dengan membongkar bagian dasar yang menggunakan keramik dan menggantinya dengan material batu. Langkah tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi mata air sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata masyarakat.
“Ini bisa menjadi daya tarik. Nantinya UMKM juga bisa masuk di kawasan tersebut, sehingga masyarakat dapat berjualan dan memperoleh manfaat ekonomi. Untuk retribusinya tentu akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian. Sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Kota Raja dinilai sudah cukup baik, meski masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan perbaikan.
Salah satunya ruas jalan dari arah Airnona menuju Manutapen yang mengalami kerusakan setelah pekerjaan sebelumnya. Pemerintah kecamatan telah menyampaikan kondisi tersebut kepada Pemerintah Kota Kupang dan berharap perbaikan dapat direalisasikan dalam program pembangunan berikutnya.
“Kami sudah menyampaikan kepada pemerintah kota. Ini sudah menjadi catatan dan mudah-mudahan bisa dikerjakan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang baik akan memudahkan mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi barang dan hasil usaha masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah kecamatan juga mendorong pemanfaatan ruang publik sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi adalah kawasan taman yang dapat dikembangkan menjadi tempat rekreasi sekaligus sentra UMKM.
Namun, pengembangan sejumlah fasilitas tersebut masih sangat bergantung pada kemampuan anggaran daerah.
“Kalau anggaran kita bagus, tentu banyak hal yang bisa kita benahi. Efisiensi anggaran saat ini menjadi salah satu tantangan, sehingga pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Dorong UMKM dan Ekonomi
Kecamatan Kota Raja juga melihat potensi ekonomi malam sebagai salah satu peluang yang dapat dikembangkan. Aktivitas kuliner dan penjualan makanan siap saji pada malam hari dinilai cukup potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pemerintah berharap kawasan yang strategis dapat dimanfaatkan sebagai ruang ekonomi baru dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kebersihan lingkungan.
“Kalau ada tempat yang strategis dan bisa berfungsi dengan baik, tentu bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi masyarakat, terutama UMKM dan kuliner malam,” ujarnya.
Selain pengembangan ekonomi, pemerintah kecamatan juga memberikan perhatian terhadap kebersihan lingkungan. Masyarakat yang menjalankan usaha, khususnya pada malam hari, diingatkan agar bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan.
“Kalau berjualan malam, sampahnya harus diperhatikan. Jangan sampai aktivitas ekonomi justru membuat lingkungan menjadi kotor. Kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Pengelolaan Sampah Mulai Lebih Tertib
Dalam pengelolaan sampah, Kecamatan Kota Raja menilai kondisi saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui pemerintah kelurahan, RT dan RW.
Selain itu, keberadaan kendaraan pengangkut sampah di setiap kelurahan juga membantu memperbaiki sistem pelayanan persampahan.
Menurut Camat Kota Raja, setiap kelurahan telah mendapatkan dukungan kendaraan pengangkut sampah untuk membantu proses pengumpulan sampah dari lingkungan masyarakat.
Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan sampah, namun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, kondisi saat ini dinilai jauh lebih tertib.
“Memang masih ada kekurangan, tetapi kalau dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, sekarang sudah lebih teratur. Edukasi terus dilakukan oleh lurah, RT dan RW. Pengangkutan juga dilakukan sesuai jadwal,” katanya.
Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa kebersihan merupakan bagian penting dari pembangunan kota.
Ke depan, Pemerintah Kecamatan Kota Raja berharap pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terus meningkat dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif warga.
Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, mengembangkan usaha dan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
“Kita berharap ekonomi masyarakat semakin berkembang. Tetapi di saat yang sama, masyarakat juga harus menjaga kebersihan lingkungan. Kalau ekonomi tumbuh dan lingkungan tetap bersih, maka manfaat pembangunan akan dirasakan bersama,” pungkasnya.(Novie)
