Lurah Oepura Apresiasi Program Pemkot Kupang, Dorong Penguatan UMKM dan Pemulihan Dana PEM




INDONESiA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG,– Lurah Oepura, Nehemia Sunbanu mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kota Kupang yang diarahkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat kelurahan. Program tersebut dinilai penting dalam mendukung keberlangsungan usaha warga, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Menurut Nehemia , sebagian besar warga Kelurahan Oepura menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan. Usaha yang berkembang di wilayah tersebut antara lain penjualan daging, berbagai jenis usaha kecil, serta kerajinan tenun daerah yang menjadi salah satu potensi unggulan masyarakat setempat.


Kelurahan Oepura sendiri memiliki 42 rukun tetangga (RT) dan 14 rukun warga (RW), dengan karakteristik ekonomi masyarakat yang beragam dan membutuhkan dukungan program pemberdayaan secara berkelanjutan.


Terkait program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM), Yermias menjelaskan bahwa saat ini pihak kelurahan masih melakukan pembenahan dan pengkajian kembali terhadap pelaksanaannya. Langkah tersebut dilakukan karena masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam pengembalian dana oleh penerima yang belum berjalan sesuai harapan.

dari Jumlah Dana PEM  Rp750.000.000,00 yang bergulir  terdapat Sisa Cicilan  Rp 495.259.000,00

“Kami sedang melakukan pembenahan dan pengkajian kembali terhadap pelaksanaan Dana PEM. Berbagai kendala yang terjadi perlu ditangani agar program ini dapat berjalan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang menghambat pelaksanaan program tersebut.


Menurutnya, pendekatan persuasif dan kekeluargaan akan menjadi langkah utama dalam menangani penerima Dana PEM yang mengalami kemacetan pengembalian dana.


“Kami akan membangun komunikasi yang baik dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan dengan warga yang mengalami kemacetan pengembalian dana. Harapannya, mereka memiliki kesadaran untuk menyelesaikan kewajibannya sehingga dana tersebut dapat kembali dimanfaatkan oleh warga lain yang membutuhkan modal usaha,” jelas Yermias.


Ia berharap, penyelesaian persoalan pengembalian Dana PEM dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh akses permodalan. Dengan demikian, program tersebut dapat terus mendukung pertumbuhan UMKM dan meningkatkan pendapatan keluarga di Kelurahan Oepura.


Perbaikan Drainase Jadi Perhatian


Selain pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian Pemerintah Kelurahan Oepura. Salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan adalah perbaikan drainase untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.


Nehamia mengatakan, perbaikan drainase sangat dibutuhkan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan saat hujan deras.


Ia juga menyampaikan rasa syukur atas adanya program pembangunan yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) berdasarkan kebutuhan masyarakat Oepura.


Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.


“Kami bersyukur karena melalui Musrenbang, kebutuhan masyarakat dapat disampaikan dan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan pemerintah. Kami berharap program yang telah ditetapkan dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Oepura,” ungkapnya.


Nehemia berharap, dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pengembangan UMKM, penyelesaian persoalan Dana PEM, serta perbaikan infrastruktur dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan di Kelurahan Oepura dapat terus ditingkatkan.(Novie)