INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melalui peluncuran (launching) Pusat Studi Kepolisian (PSK) dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis. Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Polda NTT ini menandai babak baru kolaborasi antara dunia akademik dan kepolisian dalam mengawal transformasi penegakan hukum di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Rektor Undana, Prof.Dr.Ir Jefri S. Bale,ST.,M.Eng dalam sambutannya menekankan bahwa Undana hadir sebagai think tank bagi Polri untuk mendukung visi Smart Policing melalui riset ilmiah yang mendalam. Pembentukan PSK ini merupakan implementasi langsung dari Surat Perintah Kapolri Nomor: Sprin/37/I/Huk.2.3./2026.
"Pusat Studi Kepolisian ini dirancang untuk menjembatani kebijakan operasional Polri dengan standar akademik tinggi guna memastikan setiap langkah penegakan hukum selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer," ujar Prof. Jefri Bale.
Hadir mendampingi Rektor dalam kegiatan ini delegasi strategis Undana, antara lain: Plt. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi; Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M); Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS); Koordinator Pusat Layanan Legal Drafting dan Anti Korupsi LP2M; dan Sub Koordinator Humas Undana.
Melalui integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, PSK Undana akan fokus pada pengembangan kapasitas SDM Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern. Selain itu, pusat studi ini akan membantu Polri dalam melakukan analisis kebijakan hukum dan sosial yang prediktif serta proaktif, guna memberikan pelayanan publik prima bagi masyarakat NTT.
Di sela acara, Rektor Undana juga menyampaikan pesan toleransi kepada masyarakat NTT, dengan memberikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa dan menyongsong Idul Fitri bagi umat Muslim, serta ucapan selamat menyongsong Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. Semangat keberagaman ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Flobamora.
Kerja sama ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan program kerja nyata, termasuk penyusunan draf kebijakan strategis dan seminar riset keamanan wilayah untuk mendukung stabilitas pembangunan berkelanjutan di NTT.
*
