Tanggapan Dua Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai PSI,Filmon Loasana dan Simson Polin Terkait Perubahan Bank NTT Menjadi Perseroda

Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai PSI Filmon Loasana dan Simson Polin 

INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG -Dalam- Dalam Rapat Paripurna ke-70 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026  di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi NTT,Jumat (6/3/2026) terkait  tanggapan Gubernur NTT  akan perubahan bentuk hukum perseroda Bank NTT,anggota DPRD Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Simson  Polin  menyampaikan  bahwa perubahan Bank NTT  menjadi PT Bank NTT harus didasarkan pada kajian kelayakan bisnis yang  berkelanjutan dan terukur.


Di sampaikan  Simson polin bahwa   perubahan hukum pada Bank NTT harus mampu membawa perubahan yang nyata bagi peningkatan kinerja bank, dalam memperluas pelayanan serta akses pembiayaan bagi para pelaku usaha  UMKM .

 


Simson Polin  memberi apresiasi kepada Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam menyampaikan tanggapan Pemerintah Provinsi NTT terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi NTT atas pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah NTT menjadi PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Perseroda).


Ditambahkan Simson bahwa Bank NTT yang merupakan ased  daerah memegang peran penting  dalam memperkuat fungsi bank daerah sebagai motor penggerak ekonomi lokal di provinsi Nusa Tenggara Timur .


Sementara di tempat yang sama Filmon loasana mengatakan  dengan tegas bahwa Bank NTT memiliki beberapa prestasi yang membanggakan seperti Coverage CKPN  yang  menunjukkan perbaikan, meningkat ke 82,32%. Sementara itu, rasio likuiditas Bank NTT yang tercermin dari LDR mencapai 97,30%, menjadi yang tertinggi di peer group. Hal ini menunjukkan intermediasi yang baik, namun berimplikasi pada potensi tekanan likuiditas apabila tidak diimbangi dengan penguatan dana pihak ketiga.Berdasarkan hasil evaluasi kinerja posisi Juni 2024-Juni 2025,dapat disimpulkan bahwa Bank NTT berada pada posisi moderat diantara peer group KBMI I. Bank NTT menunjukkan beberapa keunggulan, antara lain permodalan yang tetap kuat dengan rasioKPMM/CAR (Capital Adequacy Ratio) 26,27%, margin bunga bersih (NIM) yang kompetitif,

"Berdasarkan data yang di sampaikan Gubenur NTT ada juga kelemahan yang harus menjadi perhatian dari Bank NT,yaitu pertumbuhan aset

kredit dan dana pihak ketiga yang masih terbatas laba yang relatif stagnan dengan imbas pada ROA dan ROE yang rendah kualitas aset yang menjadi tantangan dengan NPL gross tertinggi di PR group serta rasio likuiditas yang cukup tinggi sehingga berpotensi menekan stabilitas likuiditas",tutur Filmon .



 Di tambahkannya lagi bahwa  perubahan Bank NTT menjadi Perseroda bukanlah satu tolak ukur terjadi peningkatan ekonomi Bank NTT tetapi perlu  kinerja yang nyata bagi para pelaku usaha khususnya UMKM  dengan memberi  kemudahan kemudahan persyaratan untuk mendapatkan dana KUR. Perubahan bentuk hukum PT Bank NTT ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah dalam pembentukan ranperda tentang penyertaan modal pada bank NTT.ia juga mendorong agar  bank NTT benar-benar menjadi Bank kebanggaan masyarakat NTT  sehingga pergantian nama menjadi PT Bank NTT jadi harapan baru bagi pengusaha kecil  dan menengah  khususnya UMKM ",tutup Filmon.(Novie)