CIS Timor Gelar Pitching Green Enterprisen Produk lokal karya Pelaku UMKM



INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG -kepemimpinan perempuan dan ekonomi kreatif berbasis energi ramah lingkungan yang di gelar CIS Timor di selenggarakan  juga  Pitching Green Enterprise dengan menghadirkan  lima orang penanggap serta  delapan peserta Jumat 13/03/2026 di Swissbelin Hotel.


Dalam Pitching Green Enterprise,  beraneka bahan produk yang di tampilkan seperti  pembuatan  kopra ,pengolahan madu ,stik pisang dan kripik pisang, jahe merah serta pembuatan tungku yang terbuat dari tanah liat .


  Pitching Green Enterprise yang di gelar menampilkan  peserta dari berbagai daerah kabupaten seperti TTS,TTU Sumba Barat Daya, Flores Timur  dan kabupaten Kuoang.Di situ para peserta memaparkan cara pengolahan  bahan  hingga sampai pada pengemasan  produk.



 Para peserta yang mengikuti Pitching Green Enterprise merupakan kelompok UMKM dibawah naungan CiS Timor seperti  Sekolah Kelapa Flores yang menggeluti produksi kopra, yang hingga kini sudah bisa mencapai 36 ton. Lalu Enos Mutis, UMKM yang memproduksi madu dan cemilan yang bahannya diambil langsung dari hasil pertanian yang ada disekitar. Selanjutnya Tolfe’U, UMKM yang memproduksi madu hutan Mutis. UMKM Bersama Desa Lokom Kalada SBD, UMKM Naifalo Jaya yang memproduksi kopi jahe merah,UMKM Manekat konsen pada keripik pisang FatBar, dan Kelompok Usaha Lingo Here bergerak pada produksi Tungku Energi, serta We for Jet. 



Dalam sesi penilaian  para penyangga menyampaikan apresiasi atas karya para peserta,

"Mereka memiliki keahlian dan ketrampilan dalam mengelola produk yang akan  di pasarkan yang luar biasa ditengah keterbatasan dana,  tetapi masih  perlu di perhatikan oleh setiap peserta bahwa setiap produk yang di hasilkan harus  di lengkapi dengan sertifikat halal dari balai pom",kata salah satu penyangga. apresiasi dari para penyangga 

 .


 Salah satu penyangga dari KPw BI NTT, Hendry menyampaikan bahwa Bank Indonesia memberi perhatian yang tinggi kepada para pelaku UMKM  dan suda banyak memberi pendampingan   kepada UMKM UMKM yang ada di NTT,

"Kami mendukung sepenuh produk yang di kelola oleh kelompok kelompok UMKM kami berharap apa yang sudah di lakukan  harus lebih di tingkatkan kami dari perbankan siap mendukung",tutur  Hendry.(Novie)