Kreasi Indah Boneka Rajutan Amigurumi

Aneka  boneka rajutan hasil kreasi Laura Sapono 

INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG - Perkembangan ekonomi kreatif di kota Kupang  semakin menunjukkan arah positif. Hal itu disampaikan  salah satu perajut rajutan boneka  Amigurumi , Laura Sapono salah satu dosen di universitas nusa cendana yang turut menjadi bagian  pelaku usaha kreatif di Expo SABOAK  2025 .


 Rajutan tangan telah lama dikenal sebagai seni kerajinan yang menghasilkan berbagai produk tekstil selimut dan pakaian seringkali menjadi produk utama dari rajutan, ada banyak kreasi lainnya yang tak kalah menarik dan fungsional salah satunya rajutan boneka .



Saat ditemui media ini Minggu (23/11/2025)  Dosen muda jurusan fisika mengungkapkan bahwa ketertarikan akan dunia rajutan berawal dari covid saat  melanda dunia khususnya NTT,

"  saya mulai mencari ide bagaimana cara menghasilkan uang dari rumah .  Dan inspirasi itu muncul setelah saya melihat Amigurumi boneka rajutan yang berasal dari jepang .Saya mulai belajar merajut dan akhirnya berhasil meskipun melalui perjalanan panjang  untuk merajut Amigurumi dan untuk saat ini saya masih penerima pesanan dari luar dan saya sudah rasakan manfaatnya dengan adanya pemasukan  ",tutur Laura .

Aneka boneka rajutan dengan harga bervariasi dari  Rp 15.000 hingga Rp 200.000


Ditambahkannya lagi bahwa  untuk rajutan bagi anak muda masih sesuatu yang biasa- biasa tetapi jika  kita sudah melakukannya dengan berbagai kreasi dan model akan menghasilkan  karya yang indah.

"Untuk satu boneka rajutan di bandrol dengan harga Rp 15.000 hingga  Rp 200.000 tergantung tingkat kesulitan ",ujar Laura .

Di lanjutkan Laura ‎“Perkembangan ekonomi kreatif di kota Kupang  semakin baik, semakin tinggi, semakin inovatif, semakin kreatif dengan adanya event SABOAK yang di gelar pada setiap hari  Sabtu dan Minggu.Terlihat adanya peningkatan kualitas dan variasi produk kreatif akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. kreativitas pelaku UMKM dan ekraf akan memperkuat daya tarik wisata sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas dan  Wadah  event saboak merupakan tempat kumpul para pelaku usaha UMKM kecil menengah merupakan. Tempat yang bagus untuk menampung kreatifitas anak muda dalam usaha kuliner dan produk lainnya,kami berharap Walikota Kupang Bapak Christian Widodo beserta ibu walikota  ibu Serena Francis lebih luas lagi membuka event - event seperti ini "ujar laura .


‎Ia menilai, kreativitas para pelaku usaha lokal kini mulai memiliki ciri khas kuat yang layak diangkat menjadi identitas daerah. Salah satu contoh  adalah produk boneka rajutan Amigurumi   .



‎Menurutnya Ini sangat bagus untuk dipromosikan dan bisa nanti dinikmati serta dikagumi wisatawan dari dalam maupun luar negeri.


"‎Dengan meningkatnya kreativitas dan inovasi UMKM, kita berharap Pemerintah kota Kupang lebih luas lagi   memberikan dukungan promosi dan pengembangan guna memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak sektor pariwisata daerah.

Semakin kreatif UMKM kita, produk-produk kita akan semakin menarik pelanggan,” tutup Laura . (Novie /ADV)