31 Tim Futsal berlaga memperebutkan Piala Gubernur NTT

Foto bersama  Gubernur NTT Imanuel lakalena

INDONESIA PEMBAHARUAN, KOTA KUPANG - Turnamen futsal dalam rangka  memperebutkan Piala Gubernur  NTT    yang di  gelar dari tanggal  30  November  hingga dengan  10 Desember  di ikuti  oleh 30 tim terdiri dari 6  regu putri 25 dari regu putra  dari berbagai daerah  di buka oleh Gubernur  NTT Melkiades laka Lena ,Minggu 30/11/25 di stadiun Gor kupang .



Dalam sambutannya ketua asosiasi fulsal  NTT merangkap ketua  panitia  Jimi Siianto menyampaikan apresiasi   kepada Pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Gubernur NTT  yang telah memberi dukungan  dalam bentuk dana  kepada panitia untuk mensukseskan  pertandingan futsal .dan merupakan salah satu  agenda mempersiapkan pemain - pemain handal. dalam menghadapi handal untuk menghadapi pon 2028 mendatang. 


Hari ini kita menyaksikan salah satu bentuk dukungan beliau, yaitu meminta dilakukan seleksi terbuka untuk mendapatkan pemain terbaik bagi NTT. Bahwa atlet NTT juga bisa, dan tidak ada KKN dalam proses ini. Semua dipilih langsung berdasarkan kemampuan,” tegasnya.


dengan di gelar nya pertandingan futsal memperebutkan. Piala Gubernur NTT  dengan harapan para tim yang berlaga menampilkan permainan yang   profesional

 


“Atas nama masyarakat pecinta futsal, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT yang telah mendukung secara langsung. Ini adalah cara kita menyiapkan adik-adik futsal menuju PON 2028,” ujarnya.


Sementara Gubernur  dalam sambutannya,  menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pengurus Asosiasi Futsal NTT yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan olahraga bergengsi tersebut.


“kita patut bersyukur kepada Tuhan karena kita bisa membuka turnamen futsal ditengah kondisi ekonomi yang  belum stabil . Ini merupakan kerja keras dari seluruh pengurus panitia  futsal NTT,” 


Melky juga menyampaikan pesan kepada seluruh atlet muda yang mengikuti turnamen tersebut agar menjunjung tinggi sportivitas, patriotisme, serta integritas selama bertanding.


“Olahraga itu tidak harus selalu menang. Tetapi kemenangan yang sejati adalah saat kita bisa menjaga kehormatan, menghormati lawan, menjaga persaudaraan sebagai sesama atlet,” ujarnya.


Gubernur menambahkan bahwa ia pernah bertemu dengan atlet-atlet NTT yang kini berkarier di Thailand, dan hal itu membuktikan kualitas talenta olahraga daerah.


Gubernur juga mengingatkan para atlet untuk menjaga pola makan dan kebiasaan sehari-hari sebagai bagian dari disiplin diri.(Novie)