Perkuat Karakter dan Daya Saing Mahasiswa, Rektor Undana Lantik Pengurus BEM, BLM, dan 15 UKM Masa Bakti 2026–2027

 , 


INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas masa bakti 2026–2027 yang dipimpin langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., di Aula Rektorat Undana, Kamis (16/7/2026).

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pembinaan organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, karakter, kreativitas, dan prestasi mahasiswa di luar ruang perkuliahan.

Sebelum prosesi pelantikan, Rektor menerima audiensi para ketua BEM, BLM, dan seluruh ketua UKM di Ruang Rapat Rektor. Pertemuan tersebut menjadi forum dialog untuk menyamakan visi dan arah pembangunan kemahasiswaan Undana yang lebih progresif, inklusif, dan berorientasi pada prestasi.


Dalam audiensi tersebut disampaikan bahwa Undana kini resmi memiliki 15 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) setelah melantik enam UKM baru, yakni English Club, UKM Beladiri, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), Seni Budaya, Palang Merah Unit (PMU) Undana, serta Laskar Sehat Perguruan Tinggi Undana.

Rektor Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa keberadaan organisasi mahasiswa merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus tetap berorientasi pada mahasiswa melalui pendekatan student-centered learning.

"Organisasi mahasiswa adalah bagian dari proses pembelajaran. Wadahnya berbeda, tetapi tujuan utamanya tetap sama, yaitu membentuk mahasiswa agar berkembang menjadi pribadi yang unggul. Karena itu, mahasiswa harus tetap menjadi pusat dalam setiap proses pembinaan," tegas Prof. Jefri.



Ia juga mengingatkan para dosen pembina agar mampu menghadirkan ruang belajar yang mendorong mahasiswa meraih prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional, sejalan dengan target Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.


Bangun Karakter, Jangan Abaikan Akademik

Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, Rektor berpesan agar organisasi dijadikan ruang mengasah kepemimpinan, komunikasi, berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan memecahkan masalah, tanpa mengabaikan prestasi akademik.

Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan penyelesaian studi tepat waktu.

Rektor juga membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik, gagasan, dan inovasi selama dilakukan melalui komunikasi yang santun dan konstruktif.

Lebih jauh, ia mendorong BEM dan BLM Undana agar aktif membawa berbagai isu strategis Nusa Tenggara Timur ke forum nasional sehingga dapat memperoleh perhatian dan kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat.

"Mental kalian harus kuat menghadapi perbedaan pendapat, kritik, bahkan penolakan. Perkuat karakter, spiritualitas, akademik, dan soft skills. Dengan begitu kalian akan menjadi lulusan Undana yang paripurna dan siap menghadapi tantangan masa depan," pesan Prof. Jefri.


Mahasiswa Siap Berkolaborasi

Ketua BEM Undana periode 2026–2027, Glen Rezy Snae, menyatakan kesiapan seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi sekaligus berharap dukungan penuh dari pihak universitas dalam berbagai agenda kemahasiswaan, termasuk keikutsertaan dalam musyawarah nasional mahasiswa bersama sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Undana, Drs. Raynold A. Ludji Nguru, M.Si., mengajak seluruh pengurus menjadikan amanah tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada kampus.

Menurutnya, mahasiswa merupakan mitra strategis pimpinan universitas dalam mewujudkan Undana yang semakin maju dan berprestasi.


Wadah-wadah Pembinaan Generasi Pemimpin

Dengan bertambahnya enam UKM baru sehingga kini berjumlah 15 organisasi kemahasiswaan, Undana semakin memperluas ruang pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, dan karakter mahasiswa.

Langkah ini dinilai menjadi strategi penting untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, kemampuan kepemimpinan, kreativitas, serta daya saing global.

Melalui sinergi antara pembinaan dosen, organisasi mahasiswa, dan penguatan budaya student-centered learning, Undana optimistis mampu melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur maupun Indonesia, sekaligus mengharumkan nama almamater di tingkat nasional hingga internasional.(**)