Masyarakat Jangan Takut,BPJS kesehatan Tindak Tegas fasilitas kesehatan Terbukti Lakukan Pelanggaran


Kepala cabang BPJS kesehatan Kupang ,dr Ario Trisaksono 

INDONESIA PEMBAHARUAN KOTA Kupang,(12-6/26 ) Dalam upaya memperkuat transparansi dan menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan cabang Kupang  menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan tema “Pencegahan dan Penangananh Fraud dalam Program JKN  pada  Jumat ,di Hotel Swiss Beliin ,kelapa lima . 



Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman media mengenai berbagai bentuk kecurangan (fraud) dalam layanan JKN sekaligus memperkuat sinergi publikasi edukatif kepada masyarakat. 



Dalam forum tersebut,kepala BPJS Kesehatan cabang Kupang ,dr Ario Trisaksono, S.H  menegaskan bahwa fraud menjadi tantangan serius yang dapat berdampak pada kualitas layanan dan keberlanjutan pembiayaan program jaminan kesehatan nasional.




Ario  menjelaskan bahwa fraud dalam JKN dapat dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari fasilitas kesehatan, peserta, hingga pihak internal. Modus yang sering ditemukan meliputi tagihan fiktif (phantom billing), manipulasi diagnosis untuk meningkatkan nilai klaim (upcoding), pelayanan medis yang tidak sesuai indikasi (overutilization), hingga penggunaan identitas peserta secara tidak sah. 



Ditambahkan Ario bahwa temuan BPJS Kesehatan dan KPK sebelumnya menunjukkan adanya klaim fiktif dan manipulasi layanan di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan kerugian negara miliaran rupiah



" Terkait kajian dan  langkah ang di ambil oleh pihak BPJS maka perlu  penguatan sistem pengawasan, termasuk pemanfaatan teknologi digital, audit klaim, penguatan verifikasi layanan, serta kerja sama lintas lembaga bersama kementerian terkait, aparat pengawas, dan penegak hukum.


" Kami berkomitmen memberikan sanksi terhadap fasilitas kesehatan yang terbukti melakukan pelanggaran, mulai dari pengembalian dana hingga penghentian kerja sama",tegas Ario seraya menutup kegiatan Media Gathering.


Selain diskusi interaktif, Media Gathering menjadi wadah dialog antara BPJS Kesehatan dan awak media guna menyamakan persepsi mengenai pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada publik. (Novie)