Alumni Kolese Kanisius Galang Dana 200 juta bagi Yayasan Sekolah Katolik Manggarai Timur (Yasukmatim)

 

Alumni Kolese Kanisius Galang Rp 200 Juta untuk Sekolah Dasar di NTT


INDONESIA PEMBAHARUAN -Jakarta, 6 Juni 2026 - Alumni Kolese Kanisius yang tergabung dalam panitia Canisius College Alumni Day (CCAD) 2026 menyalurkan donasi sebesar Rp 200 juta guna  mendukung pendidikan anak-anak sekolah dasar di bawah naungan Yayasan Sekolah Katolik Manggarai Timur (Yasukmatim) milik Keuskupan Ruteng, Nusa Tenggara Timur.


 

Michael Wijaya Hadipoespito,Ketua Aksi Sosial CCAD 2026 menjelaskan bahwa  bantuan dana yang akan di salurkan ke Yasukmatim dihimpun melalui CC5K: Strides for Change, dengan menggelar ajang fun run dan fundraising yang diikuti sekitar 1.500 orang dari kalangan alumni, keluarga, serta masyarakat umum. 

Bantuan dari hasil penggalangan dana tersebut  akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, mulai dari seragamsekolah, alat tulis, hingga penyediaan akses air bersih di lingkungan sekolah.


“Pendidikan salah satu kunci untuk membuka kesempatan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Kami para alumni  Kanisius mengajak berbagi elemen  kelompok masyarakat lain untuk lebih memperhatikan situasi pendidikan di Indonesia khususnya wilayah  Timur.Banyak sekolah yang masih membutuhkan dukungan dan bantuan berupa dana atau dalam bentuk yg lain.Pendidikan  sangat penting bagi generasi milenial  saat ini  "tutur Michael Wijaya 



Sementara Pastor Hedwig Sunardy Nambung (Windy) dari Keuskupan Ruteng mengungkapkan  bahwa masih ada sekolah yang memiliki  ruang kelas terbatas , alat peraga pendidikan, serta kesulitan dalam melakukan mengakses listrik dan air. 



"Banyak murid juga menghadapi kendala ekonomi dalam  memenuhi kebutuhan dasar sekolah.Masih ada sekolah yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun, tetapi hingga hari ini masih kesulitan listrik ataupun air. Di sisi siswa, masih ada anak-anak yang kesulitan memiliki seragam dan alat tulis. Karena itu, bantuan seperti ini sangat berarti bagi sekolah dan para siswa,” ujar Pastor Windy.


Ditambahkan lagi  “Mewakili Keuskupan Ruteng, kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas,bantuan serta kepedulian yang ditunjukkan Ketua Umum CCAD 2026."



Ditempat yang sama Rifan Oktavianus menjelaskan bahwa  ajang CC5K tak hanya mempertemukan para alumni Kolese Kanisius, sekolah yang sudah  berdiri sejak tahun  1927, tetapi para alumni memiliki keinginan untuk berbagi  kasih melalui  dukungan dana agar dapat di manfaatkan pihak sekolah khususnya  murid-murid  yang masih membutuhkan perhatian. Selain kepedulian CCAD 2026  berbagi kasih kepada sekolah dan pendidikan di NTT,  CCAD 2026 juga menyalurkan  bantuan sosial bagi penyandang disabilitas ganda di Yayasan Sayap Ibu.

Untuk di ketahui 

Selain program penyaluran bantuan bagi sekolah dan pendidikan,para alumni Kanisius juga mengadakan program reforestasi kawasan hutan Megamendung bersama Yayasan Hutan Organik.


Melalui berbagai kegiatan tersebut, CCAD 2026 berkomitmen untuk terus  berupaya memperkuat semangat kolaboratif untuk menghadirkan dampak positif, sesuai dengan semangat men for and with others yangditanamkan oleh Kolese Kanisius.(**)