![]() |
| DPRD Kota Kupang, Partai Solidaritas Indonesia, Ahmad Talib, |
INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG- Anggota DPRD Kota Kupang, Partai Solidaritas Indonesia, Ahmad Talib, menegaskan bahwa ruas jalan di samping GOR Kota Kupang akan mulai dikerjakan oleh Pemerintah Kota Kupang dalam tahun ini.
“Sebagai wakil rakyat, tentunya saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu memperbaiki jalan di samping GOR Kota Kupang. Namun perlu diketahui bahwa jalan tersebut memang sudah masuk dalam program pekerjaan pemerintah tahun ini,” kata Ahmad Talib pada Sabtu,28/03/2026.
Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya pihak Banggar DPRD Kota Kupang telah menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk perbaikan jalan tersebut. “Pada tahun kemarin kami di Banggar DPRD Kota Kupang sudah menyetujui anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk perbaikan jalan di samping GOR,” ujarnya. Menurutnya, proses pekerjaan harus mengikuti ketentuan yang berlaku, mulai dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga administrasi agar pelaksanaan proyek tidak menimbulkan persoalan hukum. “Semua pekerjaan harus berjalan sesuai aturan, mulai dari perencanaan, lelang, sampai administrasi yang baik, sehingga pelaksanaannya tidak berdampak hukum,” tegasnya.
Ahmad Talib juga menyampaikan bahwa setiap tahun Pemerintah Kota Kupang terus melakukan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai kelurahan.
" Sebagai wakil rakyat, saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa setiap tahun pemerintah kota terus melakukan perbaikan jalan di setiap kelurahan di Kota Kupang,” katanya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar. Saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan terprovokasi dengan berita-berita hoaks yang menyebutkan jalan di GOR tidak diperhatikan oleh Wali Kota Kupang,” ujarnya.
Terkait persoalan anggaran, Ahmad Talib mengakui bahwa kebutuhan biaya pembangunan jalan cukup besar, sementara adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan sejumlah usulan harus dikurangi. “Memang anggaran untuk jalan cukup signifikan, apalagi dengan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, banyak usulan yang dipangkas. Tetapi pemerintah dan DPRD tetap berpikir bagaimana kepentingan masyarakat tetap berjalan,” tutupnya
