![]() |
INDONESIA PEMBAHARUAN ,KOTA KUPANG-WAKIL -Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah telah menyusun Dokumen Rencana Kontinjensi Gempa Bumi yang telah dilaksanakan Workshop Draft 1 pada tanggal 5 November 2025 dalam upaya pemenuhan Standart Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam workshop draft Final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi Selasa (16/12/2025)di Hotel Neo Aston Eltari Kupang selasa Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji menyampaikan bahwa walau Kota Kupang hari ini belum ada bencana yang terjadi seperti di wilayah Aceh, Sumatera bukan berarti warga Kota Kupang tidak waspada namun harus terus bersinergi secara pentahelix untuk melaksanakan upaya-upaya pencegahan mitigasi maupun persiapan berkaitan dengan ancaman yang bisa terjadi.
Draft Final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi dilakukan guna mendapatkan masukan akhir untuk penyempurnaan dokumen serta proses legalisasi dengan Peraturan Wali Kota Kupang. Urusan Bencana di Kota Kupang adalah tersedianya Dokumen Rencana Kontinjensi untuk setiap jenis bencana yang teridentifikasi dalam Dokumen Kajian Risiko Bencana Kota Kupang ada 10 jenis bencana.Saat ini Dokumen Rencana Kontinjensi yang sudah tersedia di Kota Kupang sebanyak 5 dokumen untuk 5 jenis bencana di tahun 2025,
"Dalam workshop draft Final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi di kota kupang tahun 2025, kita tahu bahwa ini adalah proses penyusunan bencana yang didasarkan pada fakta yang ada, kita sudah berproses tidak hari ini saja tapi dari beberapa waktu lalu dan hari ini finalisasi draft tersebut, dan kita juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan,sosial dan mitra kerja BPBD", ujar Ernest.
Ernest Ludji menambahkan workshop draft final hal ini wajib dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten, Kota maupun Provinsi dimana untuk kita juga perlu mendata daerah - daerah yang memiliki potensi rawan banjir seperti kelurahan Oebufu,Manutapen dan Oebobo sementara untuk daerah rawan gempa di perkirakan hampir seluruh daerah terdampak .
Hadir dalam workshop Draft Final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi perwakilan TNI ,kepolisian dan seluruh OPD dan Dinas terkait.( Novie ).
