Namanya Tercatat dalam Prasasti, Ketum KADIN NTT Jadi Penumpang Pertama Kefa Air ke Kefamenanu

 


INDONESIA PEMBAHARUAN, KEFAMENANU, 15 Juli 2026 – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai salah satu penumpang penerbangan perdana Kefa Air yang mendarat di Bandara Jack Ukat, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Momen bersejarah tersebut diabadikan dalam sebuah prasasti yang ditandatangani Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo. Prasasti itu memuat nama delapan orang yang berada dalam penerbangan perdana Kefa Air menuju Kefamenanu.

Mereka adalah Pilot in Command (PIC) Capt. Judha Ardiansyah, Second in Command (SIC) Capt. Nuruddin, Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto, Letkol Arm (Purn) Eusebio Hornay Rebelo, Yohanes Usfunan, SH, H. Fahmi Abdullahi, SE, Yohanes Yap, dan Aris Usboko.

Penerbangan perdana tersebut disambut antusias ribuan warga yang memadati Bandara Jack Ukat. Kehadiran Kefa Air menjadi tonggak baru bagi konektivitas transportasi udara di wilayah perbatasan sekaligus membuka harapan baru bagi percepatan pertumbuhan ekonomi TTU.

Bobby Lianto mengapresiasi Pemerintah Kabupaten TTU, khususnya Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo, yang dinilainya berani menghadirkan layanan penerbangan guna mengatasi keterisolasian daerah.

Menurutnya, kehadiran Kefa Air bukan sekadar menambah pilihan moda transportasi, tetapi juga menjadi solusi strategis yang akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, dunia usaha, dan investasi di wilayah Timor.

"Selama ini masyarakat dari Jakarta maupun kota-kota lain hanya bisa terbang sampai Kupang, lalu melanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam menuju Kefamenanu. Kini perjalanan itu bisa ditempuh hanya sekitar 25 menit dengan pesawat dari Kupang ke Kefamenanu," ujar Bobby.

Ia menambahkan, manfaat layanan penerbangan ini tidak hanya dirasakan masyarakat TTU, tetapi juga warga dari kabupaten tetangga seperti Belu dan Malaka yang kini memiliki akses transportasi udara yang jauh lebih cepat dan efisien.

Bobby optimistis prospek Kefa Air sangat menjanjikan apabila didukung promosi yang masif serta meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi udara.

"Saat ini Kefa Air menggunakan pesawat Grand Caravan dengan kapasitas sekitar sembilan penumpang. Ke depan kapasitasnya bisa ditingkatkan menjadi 12 penumpang. Bahkan jika permintaan terus meningkat, sangat memungkinkan menggunakan pesawat yang lebih besar," katanya.

Sebagai Ketua Umum KADIN NTT, Bobby menegaskan pihaknya bersama KADIN TTU siap mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten TTU dalam mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Mulai sekarang para pelaku usaha yang ingin ke Kefamenanu tidak perlu lagi menempuh perjalanan darat sekitar empat jam dari Kupang. Cukup sekitar 25 menit menggunakan pesawat. Kemudahan akses ini akan mendorong mobilitas orang dan barang, meningkatkan investasi, serta memperkuat aktivitas ekonomi di TTU," pungkasnya.(**)