HIPMI NTT Gelar Rakerda Diklatda dan Forbisha Wujud Ekonomi Kuat dan Berkelanjutan



INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG, 1 mei 2026 - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) tancap gas Perkuat peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia NTT gelar   Rakerda, Diklatda, dan Forbisda, di Hotel Harper Kupang  Jumat 1 mei 2026.


 

Dalam sambutannya  Ketua BPD HIPMI NTT, Restu Herdani Baptista Dupe, menyampaikan  bahwa  dengan  di gelarnya Rakerda, Diklatda, dan Forbisda  bukan hanya agenda tahunan  organisasi, melainkan wujud nyata membangun  ekonomi  yang kuat dan berkelanjutan di NTT.


" Kami  HIPMI  NTT telah merencanakan  pembangunan sentra kuliner ikan di kawasan Pantai Oeba, Kota Kupang. Program ini merupakan hasil kolaborasi HIPMI NTT bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan Pemerintah Provinsi NTT. Kami berharap   dengan dukungan BRI  para pengusaha  dan pelaku usaha  bertumbuh  perekonomiannya. Melalui  program Desa BRILiaN, BRI cabang memberikan dukungan penuh, dengan  pembiayaan pembangunan kawasan kuliner di pantai Oeba.Sebagai mitra HIPMI  Bwqank BRI memberikan dukungan  penuh  support, mereka membiayai pembangunan sentra seafood di kawasan Kelapa Lima,” kata  Restu.



Sementara di sektor olahraga dan gaya hidup, HIPMI NTT menunjukkan gebrakan melalui kolaborasi dengan pengurus Muay Thai Provinsi dan Dapur Solo dalam penyelenggaraan Metdog Volume 1, sebuah ajang kompetisi MMA. Event ini sekaligus menjadi bagian dari pemanasan menuju NTT sebagai tuan rumah PON 2028.



Dalam sambutannya Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang di wakili oleh  kepala Biro Ekonomi Pimpinan Setda NTT  Serfi Nange menekankan peran strategis HIPMI NTT sebagai lokomotif utama penggerak ekonomi daerah dalam menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran dan  peran strategis HIPMI NTT sebagai lokomotif utama penggerak ekonomi daerah dalam menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran.


"HIPMI tidak boleh hanya menjadi "penonton", tetapi harus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di seluruh wilayah NTT.Kolaborasi Pemerintah & Pengusaha: Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Melki Laka Lena dan Johni Asadoma berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi pengusaha muda untuk membuka lapangan kerja baru.Hilirisasi & Berbasis Pasar: Produksi di sektor pertanian, nelayan, dan UMKM harus berorientasi pada pasar dan diolah langsung di NTT (sistem hilirisasi) agar nilai tambahnya dirasakan masyarakat lokal.Sinergi Program Pusat: Gubernur menyoroti kehadiran Menteri UMKM dalam agenda HIPMI sebagai peluang bagi NTT untuk mengaplikasikan berbagai program nasional guna memperkuat sektor usaha mikro dan kecil dan 

Inovasi & Kreativitas: Pengurus baru diharapkan membawa semangat baru untuk mengelola sumber daya alam NTT secara inovatif dan efisien demi menumbuhkan ekonomi masyarakat," jelas Serfie 


Di tambahkannya lagi  Pemerintah Provinsi NTT memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakerda, Diklatda, dan Forbisda yang dinilai strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mencetak pengusaha muda tangguh.(Novie,)