Gubernur NTT: Pelantikan Pengurus PAN se-NTT, Politik Sejati Tidak Berjarak Dari Rakyat

 

Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai AmanatNasional se-Nusa Tenggara Timur periode 2024–2029 


INDONESIA PEMBAHARUAN,KOTA KUPANG - Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional se-Nusa Tenggara Timur periode 2024–2029 yang digelar di Graha Cendana, Universitas Nusa Cendana, Jumat (15/5/2026) sore di hadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sekaligus Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan, Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Wali Kota Kupang, sejumlah Bupati se-NTT, serta kader dan simpatisan PAN dari berbagai kabupaten/kota.


Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-NTT yang baru dilantik. Ia berharap amanah kepengurusan tersebut dijalankan sebagai ruang pengabdian dan perjuangan untuk masyarakat.


“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-Nusa Tenggara Timur yang hari ini resmi dilantik. Jadikan amanah ini sebagai jalan pengabdian, jalan perjuangan, dan jalan kebermanfaatan bagi masyarakat NTT,” ujar Melki.


Menurut Gubernur, politik sejatinya merupakan kerja pengabdian yang tidak boleh berjarak dari rakyat. Politik, katanya, harus hadir menjawab persoalan, harapan, dan kebutuhan masyarakat secara nyata.


“Politik sejatinya adalah pekerjaan sehari-hari yang tidak boleh jauh dari rakyat. Politik tidak boleh berjarak dari penderitaan dan harapan masyarakat. Sejatinya, politik adalah amanat dari rakyat,” tegasnya.


Melki Laka Lena juga menyebut Nusa Tenggara Timur sebagai daerah yang memiliki karakter kuat, sehingga membutuhkan pemimpin dan politisi yang juga tangguh, berintegritas, dan bekerja dengan hati.


“Nusa Tenggara Timur adalah tanah yang keras, yang melahirkan manusia-manusia tangguh. Karena itu, NTT membutuhkan politisi-politisi tangguh yang bekerja dengan hati untuk mengurus daerah ini,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi dukungan dan kontribusi PAN terhadap pembangunan di NTT. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui hilirisasi produk unggulan daerah.


“Kami terus mendorong penguatan ekonomi rakyat melalui program hilirisasi produk unggulan daerah, termasuk melalui skema OVOP (One Village One Product) dan penguatan pasar melalui NTT Mart. Tujuannya agar nilai tambah ekonomi bisa berputar di dalam daerah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Melki.


Sementara itu, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dalam sambutannya menjelaskan filosofi lambang matahari yang menjadi identitas partai tersebut.


“PAN ini logonya matahari. Matahari tidak membedakan kita. Apa sukunya, partainya. Dia memberikan kasih sayang yang sempurna kepada siapapun. Itulah filosofi Partai PAN. Pengabdian kepada rakyat adalah segalanya,” ujar Zulkifli Hasan.


Ia menegaskan bahwa PAN terbuka bagi siapa saja yang memiliki semangat membangun daerah dan bangsa tanpa melihat latar belakang suku, agama, maupun golongan.


“Matahari tidak pernah membedakan kita dari mana, apa sukunya, apa agamanya, apa partainya. Dia memberikan kasih sayang kepada manusia, alam semesta, satwa, dan apa pun. Itulah filosofi Partai Amanat Nasional,” katanya.


Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, dalam kesempatan yang sama menyatakan komitmen seluruh jajaran pengurus untuk terus membesarkan partai melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.


“Kami bersama seluruh pengurus DPW dan DPD PAN NTT berjanji untuk membesarkan Partai Amanat Nasional bukan semata-mata untuk meraih kekuasaan atau kursi, tetapi karena kami ingin memberikan pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat NTT dan bangsa yang kita cintai,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa seluruh kader PAN NTT akan terus membangun komunikasi, memperkuat kerja sama lintas sektor, dan menghadirkan kerja-kerja politik yang tulus demi kepentingan rakyat.


Kegiatan pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat peran partai politik dalam pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.(**)